Kembali
Cara Uji Kecepatan Website Gratis Pakai PageSpeed dan GTmetrix
Blog 10 Jun 2026 by Admin

Cara Uji Kecepatan Website Gratis Pakai PageSpeed dan GTmetrix

Website terasa lambat tapi tidak tahu bagian mana yang lambat adalah masalah umum. Dengan tools gratis, bisa diagnosa dalam 2 menit dan tahu harus perbaiki apa dulu, bukan tebak-tebakan ganti hosting langsung.

Dua Tools Gratis yang Cukup untuk UMKM

  • PageSpeed Insights (pagespeed.web.dev) dari Google, cek performa mobile dan desktop plus saran perbaikan langsung dari Google
  • GTmetrix (gtmetrix.com) untuk lihat waterfall: file mana yang paling berat dan berapa lama load-nya, plus histori perbandingan sebelum sesudah optimasi

Cara Baca Hasil PageSpeed Tanpa Pusing Istilah Teknis

LCP - Largest Contentful Paint
Berapa lama gambar atau teks terbesar muncul. Ideal di bawah 2,5 detik. Jika di atas 4 detik, penyebab biasanya gambar hero besar atau server lambat. Perbaiki dengan kompres gambar hero dan aktifkan cache.

CLS - Cumulative Layout Shift
Apakah layout loncat-loncat saat load, misal tombol geser karena gambar baru muncul. Ideal di bawah 0,1. Penyebab biasanya gambar tanpa width height. Beri ukuran width height di tag img agar browser tau space-nya sebelum gambar load.

INP - Interaction to Next Paint
Berapa lama tombol bisa diklik setelah halaman muncul. Ideal di bawah 200ms. Jika di atas 500ms, biasanya banyak JS berat di awal. Tunda load chat widget 3 detik setelah halaman muncul.

Langkah Uji Praktis 5 Menit

Menit 1 - Tes homepage di PageSpeed mobile
Masukkan alamat, pilih mobile, lihat skor. Catat 3 masalah merah di bagian Opportunities.

Menit 2 - Tes di GTmetrix
Masukkan alamat yang sama, lihat tab Waterfall. Urutkan by Size, lihat 5 file terberat. Biasanya gambar 1-3 MB ada di atas. Catat nama file-nya.

Menit 3-5 - Catat dan prioritaskan
Buat list 3 perbaikan dengan dampak terbesar: misal kompres 5 gambar terberat, aktifkan cache, tunda chat widget. Jangan coba perbaiki 10 hal sekaligus, fokus 3 dulu.

Cara Bandingkan Sebelum dan Sesudah

Di GTmetrix ada fitur History yang menyimpan hasil tes. Tes sebelum optimasi, simpan, lalu optimasi 1 hal, tes lagi. Bandingkan LCP dan total page size. Jika turun, berarti optimasi berhasil. Jika tidak, coba perbaikan lain. Dengan history, tidak perlu ingat-ingat angka kemarin.

Kesalahan Pemahaman yang Sering Terjadi

  • Skor 100 bukan tujuan utama, yang penting LCP di bawah 2,5 detik dan pembeli bisa checkout tanpa nunggu lama. Skor 90 dengan LCP 2 detik lebih baik daripada skor 70 dengan LCP 5 detik
  • Tes di jam sepi dan jam ramai bisa beda. Tes 3 kali jam berbeda dan ambil rata-rata, jangan hanya sekali
  • PageSpeed mobile biasanya lebih rendah dari desktop karena simulasi HP lambat. Fokus mobile dulu karena mayoritas pembeli UMKM dari HP

Jadwal rutin: Tes 1 kali seminggu untuk 3 halaman penting: homepage, kategori, dan 1 produk terlaris. Catat di spreadsheet sederhana: tanggal, LCP, total size. Jika naik tiba-tiba, ketahuan ada yang baru diupload kebesaran.

Penutup

Dengan PageSpeed dan GTmetrix, diagnosa lambat tidak perlu tebak-tebakan. Baca 3 metrik LCP, CLS, INP, lihat 5 file terberat di waterfall, perbaiki 3 hal dengan dampak terbesar dulu. Lakukan rutin mingguan untuk 3 halaman penting agar performa tetap terjaga.

Bagikan artikel ini

Komentar (5)

Sinta 25 Jul 2026, 11:25

Coba tes tadi dapet skor merah di gambar, langsung benerin abis ini

Dian 08 Jul 2026, 20:26

Tools gratis tapi insightnya daging banget, thanks

Dimas 29 Jun 2026, 07:12

LCP di bawah 2,5 detik itu targetnya

Hendra 20 Jun 2026, 01:18

Skor PageSpeed ngaruh ke SEO beneran gak ya?

Admin Admin 20 Jun 2026, 11:00

PageSpeed ngaruh ke SEO tapi bukan satu-satunya. Yang paling dilihat Google adalah LCP di bawah 2,5 detik. Skor 100 bukan tujuan utama, yang penting LCP bagus dan pembeli bisa checkout tanpa nunggu lama. Fokus mobile dulu karena mayoritas dari HP.